Tentang Mental Health
Halo semua... Apa kabar? Saya harap kalian selalu sehat dan selalu bahagia. Kali ini saya akan menyampaikan tulisan saya mengenai mental health menurut pandangan saya. Bila ada kurangnya saya mohon maaf ya teman-teman.
Kesehatan
mental (Mental Health) adalah kondisi
psikologis seseorang yang berkaitan dengan bagaimana cara berpikirnya,
bagaimana cara menghadapi suatu masalah, dan juga bagaimana seseorang itu
bertindak. Mental health merupakan
topik yang seringkali dibahas karena hal ini sangat penting. Kesehatan mental
sama pentingnya dengan kesehatan fisik seseorang. Apabila kesehatan mental kita
terganggu, kita akan mengalami suatu kondisi yang biasa disebut mental illness.
Menurut
saya sendiri, topik mental health merupakan topik yang sangat penting untuk
diketahui, namun sensitif untuk dibahas. Hal ini dikarenakan, setiap orang
memiliki cara pandang yang berbeda mengenai kondisi mental. Jadi, saya sedikit
khawatir apabila tulisan saya terdapat kata-kata yang menyinggung orang lain.
Sejauh ini, mayoritas penderita mental illness kebanyakan berasal dari
usia produktif apalagi usia remaja. Di usia produktif, banyak tekanan yang
dialami. Mulai dari karena urusan sekolah, kuliah, pekerjaan, hingga keluarga.
Kesehatan mental sendiri dipengaruhi oleh keturunan atau pengaruh lingkungan.
Ketika kita menghadapi tekanan,
biasanya kita bisa mengalami overthinking.
Saya sendiri sulit mengendalikan pikiran saya ketika mengalami overthinking karena hal itu tiba-tiba
saja muncul tanpa dikira-kira. Kesehatan mental yang terganggu, juga disebabkan
karena harapan kita terhadap masa depan yang sudah kita angan-angankan justru
tidak tercapai. Itulah yang menyebabkan kita mengalami gangguan pada kesehatan
mental kita.
Setiap hari, kita dihadapkan pada persoalan hidup. Mulai dari
persoalan yang sepele hingga persoalan yang bisa dikatakan rumit. Seringkali dalam
menghadapi masalah kita seringnya melupakan diri kita sendiri, menyalahkan diri
sendiri, dan selalu menuntut diri sendiri. Kita jadi lupa bagaimana seharusnya
kita mencintai diri kita sendiri.
Saya sendiri, sering merasa insecure dengan diri saya. Saya selalu
membandingkan diri saya dengan orang lain. Padahal, jelas saja setiap orang
berbeda-beda. Membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang lain yang terlihat
bahagia. Saya sering tidak percaya diri dengan diri saya. Namun, saya kembali
berpikir, mungkin dengan saya bersyukur, saya akan lebih bahagia. Dan itu
memang berhasil.
Menurut saya, jika kita mendapati
seseorang di sekitar kita mengalami mental
illness, kita seharusnya memberi support kepadanya meskipun ada beberapa
yang justru tidak nyaman dengan perlakuan kita, sebaiknya kita tidak memaksa
mereka. Kesehatan mental bisa dijaga dengan kasih sayang. Ketika kita memiliki
seseorang yang kita sayangi, seseorang yang berharga di hidup kita, kita akan
lebih menghargai kehadiran diri kita sendiri, kita termotivasi dengan adanya
mereka.
Berdasarkan pengalaman saya, adanya
kehadiran orang-orang yang menguatkan kita, terutama orang tua, membuat mental
saya lebih baik. Ketika saya mengalami tekanan yang sangat berat, saya mencari
orang tua saya untuk menghibur saya. Tetapi, bagi sebagian orang hal ini
tidaklah berlaku. Ada beberapa orang yang menjaga mental mereka dengan cara lain.
Itu tidak apa-apa asalkan tidak menimbulkan dampak yang buruk untuk diri
sendiri maupun orang lain.
Mungkin sampai disini ya
teman-teman. Mungkin tulisan saya ini tidak membantu banyak. Tetapi, saya ingin
menyampaikan hal untuk kalian semua. Kita semua hebat. Jika hari ini lelah,
kita seharusnya istirahat. Jika kita bersedih, seharusnya kita menghibur diri
kita. Jika kita kecewa, cobalah untuk berpikir dari lain sisi. Jangan lupa selalu
bersyukur atas sekecil apapun nikmat yang telah Tuhan berikan. Jadikan nikmat
itu alasan kebahagiaan kita. Terima kasih teman-teman.
Komentar
Posting Komentar